RAHIMA | Pusat Pendidikan dan Informasi Islam dan Hak-hak Perempuan

Friday
Sep 19th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Al-Arham Menjadi Pribadi yang Lebih Baik : Al Arham Edisi 51

Menjadi Pribadi yang Lebih Baik : Al Arham Edisi 51

E-mail Cetak PDF

Ada sebuah hadis dari Rasulullah saw. bersabda bahwa “Hari ini harus lebih baik dari  hari  kemarin, jika  hari ini sama seperti  hari kemarin kita adalah golongan orang yang rugi, dan jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin kita termasuk golongan yang celaka”. Hadis tersebut memotivasi kita agar kita berada pada jalur pencapaian diri yang terbaik. Meskipun godaan yang menimpa kita begitu besar sehingga terkadang kita berada pada posisi hari ini tidak lebih baik dari hari kemarin.

Namun meskipun demikian kita wajib berupaya supaya hari ini lebih baik dari hari kemarin. Walaupun ada keburukan yang terjadi pada hari ini, anggaplah bahwa itu sebuah pengingat dari Tuhan  agar kita bisa bersikap lebih baik dan lebih baik lagi. Mulailah dari sekarang untuk memperbaiki diri, dan meninggalkan kekurangan-kekurangan tersebut. Dan  tidak ada istilah nanti, esok atau tahun depan Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan menimpa kita ke depannya.

Setiap kita memang selalu menginginkan sesuatu yang terbaik untuk hidup kita. Baik itu kehidupan pribadi, keluarga, maupun karir. Kita akan berusaha keras untuk mencapai apa yang kita inginkan. Kita akan mengorbankan banyak tenaga, banyak waktu, mungkin juga kita mengesampingkan kehidupan pribadi kita. Tapi tak apalah toh kita akan mendapatkan sesuatu yang nantinya kita akan nikmati bersama orang-orang tercinta kita.

Dalam pencapaian yang kita cita-citakan pastinya banyak yang terjadi. Mungkin kita merasa hari ini sangat beruntung atau mungkin keesokan harinya kita merasa menjadi orang yang paling rugi. Atau mungkin juga kita berada dalam posisi yang itu-itu saja tanpa perubahan yang berarti. Kita tak perlu merasa berkecil hati meskipun dalam posisi yang stagnan, karena kita harus merasa bersyukur dalam posisi tersebut ketimbang kita jatuh dalam posisi yang lebih buruk dari itu.

Terlalu banyak berharap akan datangnya kebaikan tanpa ada usaha untuk memperbaikinya merupakan kegiatan yang sia-sia. Kebaikan tidak akan pernah datang tanpa kita berusaha untuk mencapainya. Kebaikan tidak akan pernah datang tanpa kita mendatanginya. Kebaikan akan datang dengan lambat apabila kita lambat dalam mengejarnya, dan kebaikan akan berlari apabila kita berlari untuk menghampirinya. Rasulullah saw. bersabda, ”Allah swt. berfirman : Barangsiapa yang mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu lengan, dan barang siapa mendekat kepada-Ku satu lengan maka Aku akan mendekat kepadanya dua lengan, dan jika ia menghadap kepada-Ku dengan berjalan maka Aku menemuinya dengan berlari”. (Hadits diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim).

Sebaik-baik manusia adalah yang memberi banyak manfaat bagi sesamanya. Jika begitu banyak keburukan yang melekat pada diri kita di hari sebelumnya, mulailah untuk membenahi semua kekurangan tersebut mulai sekarang. Dan apabila hal-hal yang sudah dianggap baik yang ada pada diri kita, semoga kita bisa meningkatkannya menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Jangan pernah melihat lagi ke belakang jika kita ingin melakukan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Tapi lihatlah ke depan agar kita senantiasa maju. Tengoklah ke belakang sekali-kali saja sebagai peringatan bagi kita untuk tidak melakukan perbuatan yang buruk lagi.

Sedikit demi sedikit kita melakukan perubahan akan sangat berharga dimata Allah ketimbang tidak melakukan sama sekali. Allah swt. lebih melihat sebuah proses yang dijalankan hambanya ketimbang hasil yang didapatkannya. Keikhlasan kita dalam menjalankan sesuatu jauh lebih berharga ketimbang yang dilakukan dengan mati-matian tapi tidak dibarengi dengan keikhlasan.

Mulailah memperbaiki diri kita mulai dari kegiatan kita sehari-hari. Jika kita seorang pelajar, apabila semester kemarin lebih banyak angka kurang baiknya, maka disemester kedua kita harus lebih giat lagi dalam belajarnya. Apapun profesi kita marilah kita berbuat semaksimal mungkin untuk berubah ke arah yang lebih baik setiap harinya. Terus dan terus sampai kita mencapai hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Lingkungan sedikit banyaknya mempengaruhi kepribadian dan perilaku kita. Lingkungan yang baik akan memberikan kontribusi yang baik juga untuk kita dan begitu sebaliknya lingkungan yang kurang baik akan memberikan kontribusi yang kurang baik juga bagi kita. Rasulullah dalam sebuah hadisnya menyampaikan bahwa, “Permisalan teman yang baik dan teman duduk yang jelek seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. (Duduk dengan) penjual minyak wangi bisa jadi ia akan memberimu minyak wanginya, bisa jadi engkau membeli darinya, dan bisa jadi engkau akan dapati darinya aroma yang wangi. Sementara (duduk dengan) pandai besi, bisa jadi ia akan membakar pakaianmu, dan bisa jadi engkau dapati darinya bau yang tak sedap. ” (H. R. Al-Bukhari dan Muslim)

Tubuh kita terdiri dari dua bagian penting, fisik dan non-fisik. Komponen fisik dibangun oleh unsur-unsur material. Sedangkan komponen non-fisik disusun oleh unsur-unsur non-material. Dalam perspektif non-fisik, konsep ini mengisyaratkan dua aspek penting. Aspek pertama berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan atau keahlian. Pendek kata, kita ditantang untuk memastikan bahwa pengetahuan kita hari ini lebih banyak atau lebih baik dari hari kemarin. Maknanya? Kita mesti benar-benar menerapkan apa yang biasa kita sebut sebagai long life learning process artinya jangan pernah berhenti belajar. Dan itu betul. Sebab, jika kita berhenti belajar, maka pengetahuan kita dihari ini tidak lebih baik dari hari kemarin. Jika demikian, kita tidak termasuk orang yang beruntung. Aspek kedua berhubungan dengan perilaku, sikap serta tindak-tanduk kita. Aspek ini bisa menjadi lebih penting bobotnya dari yang pertama. Karena, kita sudah tahu bahwa sikap bisa berarti segala-galanya. Orang yang sikapnya buruk, kemampuan belajarnya juga buruk. Sehingga dengan sikap buruk, kita tidak bisa mengadopsi keterampilan dan keahlian yang lebih baik. (Lihat : http://www.dadangkadarusman.com)

Marilah mulai dari sekarang kita berusaha untuk menjadikan hari-hari kita selanjutnya menjadi lebih baik lagi. Tidak ada lagi kesia-siaan dalam aktivitas kita, semoga di hari-hari berikutnya kita bisa membenahi kekurangan yang ada pada diri kita. Tidak ada kata terlambat untuk mengubah sesuatu untuk menjadi lebih baik, dan tidak ada kesia-siaan jika kita mau merubah sesuatu meskipun dalam gerakan lambat sekalipun. {} Mustika Al Adawiyah



 

Perpustakaan

Perpustakan

 

Anda butuh referensi seputar perempuan dan Islam ? Anda dapat memperolehnya dalam Koleksi perpustakaan kami mulai buku Teks,  Kitab kuning, Skripsi, Tesis, Disertasi, Kliping, dan Audio Visual.

Alamat : Jl. H. Shibi No.70 Rt. 007/01 Srengseng Sawah Jakarta Selatan 12640

Berlangganan Majalah Swara Rahima

Kirim email ke rahima2000@cbn.net.id atau telp. ke 021-78881272. Untuk berlangganan Swara Rahima  1 tahun Rp. 100.000 (Pulau Jawa) dan Rp. 120.000 ( Luar Jawa),- untuk (4 edisi) sudah termasuk ongkos kirim.

Agenda Rahima

28-31 Agustus 2014 Tadarus 7 Pengkaderan Ulama Perempuan di Klaten - Jawa Tengah

Get Articles via Email

Enter your valid email address below:
Your email address will not propagated

Delivered by FeedBurner

Admin Rahima

Dani
Maman
Nining
Ulfah

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini949
mod_vvisit_counterKemarin1070
mod_vvisit_counterMinggu ini5723
mod_vvisit_counterBulan Ini21288
mod_vvisit_counterSemua1208948

Yang Online

Kami memiliki 21 Tamu online

Flag Contries

free counters