Pendidikan kritis yang memiliki perspektif hak-hak perempuan, merupakan sebuah pilihan bentuk pendidikan yang diyakini Rahima mampu mengejawantahkan pengetahuan untuk menjawab tantangan realitas sosial. Model pendidikan ini menawarkan proses aksi-refleksi secara terus menerus, untuk mengkaji nilai manfaat, tingkat perubahan, dan kegagalan atau keberhasilan sebuah proses menjadi “manusia” yang bermanfaat bagi diri dan perubahan sosial dilingkungan masyarakat sekitarnya. Pendidikan ini menggunakan metode "Pendidikan Orang Dewasa" (POD) yang bersifat partisipatif dan melihat bahwa semua orang (peserta pendidikan) adalah guru. Pendidikan ini dikemas dalam bentuk Serial Tadarus (Forum Belajar) yang memadukan antara metode in-class dan out-class dalam bentuk Rencana Tindak Lanjut (RYL) berupa kegiatan lapangandi antara dua tadarus yang dimonitor melalui pertemuan kelas dalam tadarus berikutnya. Beberapa serial pendidikan yang telah selama ini dikembangkan oleh Rahima adalah Pengkaderan Ulama Perempuan (PUP), Program
Madrasah Rahima untuk Guru-Guru Agama, Program Pendidikan Multikulturalisme, Program Penguatan Tokoh Agama Islam Lokal, Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Komunitas Pesantren, dan Pendidikan Keluarga Sakinah.



Profil 














