RAHIMA | Pusat Pendidikan dan Informasi Islam dan Hak-hak Perempuan

Thursday
Oct 23rd
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Kliping Kliping

Kliping

Apa Yang Terjadi Bulan Juli 2011 ? [Perempuan, Pendidikan dan Radikalisme]

Perempuan, Pendidikan dan Radikalisme

Ada beberapa tema yang akhirnya kami kelompokkan menjadi beberapa tema yaitu tema Perempuan seputar jilbab, masalah sosial yang dialami perempuan terkait dengan hukum Islam, seputar sejarah serta perkembangannya Ormas Perempuan Islam di Indonesia, Kesehatan yang terkait dengan perempuan seperti masih tingginya AKI,  gambaran tentang Tokoh Perempuan zaman kekhalifaan maupun sekarang,  polemik dunia Pendidikan dan Pesantren untuk melahirkan siswa-siswa yang berkarakter,  Fatwa MUI apa saja yang dikeluarkan dan sedang dibahas saat ini, tentang Radikalisme yang sering diklaim sebagai ajaran islam ternyata dianut juga orang dunia barat, isu ke-Islam secara umum dan terakhir isu Tenaga kerja seputar Tenaga Kerja Indonesia. Semua itu terdapat dalam bundel Kliping koran Bulan Juli 2011 dengan sumber Koran Kompas dan Koran Republika. Untuk membaca resume kliping-kliping tersebut dapat dilihat dibawah ini :

Perempuan
Pelarangan pemakaian cadar muncul kembali, kali ini dari negara kangguru Australia, denda yang mengancam-pun 5.500 dolar australia. Dari Timur Tengah, seorang anak perempuan harus menggunakan pakaian seperti anak lelaki karena saudara lelakinya tidak mau mengantarnya untuk mengambil rapot di sekolahnya, disisi lain dari dunia Arab sedang terjadi fenomena dimana para istri di Arab Saudi menggunakan teknologi untuk mengetahui kecurangan suaminya (baca selingkuh) seperti facebook, menyadap telepon selurer suaminya. Dari dunia olahraga Olimpiade timnas sepakbola wanita Iran didiskualifikasi pada laga kualifikasi olimpiade 2012 karena menggunakan busana muslimah.

Pemerintah daerah banyak yang berkomitmen untuk melaksanakan program Pengarus Utamaan Gender (PUG) demi kemajuan kaum perempuan tetapi dalam pelaksanaannya hanya 10 provinsi yang serius dari 33 provinsi di Indonesia

Pada tahun 2011 sejumlah negara memilih perempuan untuk menduduki jabatan strategis untuk menekan angka korupsi, ironisnya di Indonesia semakin banyak perempuan menempati posisi strategis semakin banyak perempuan ditangkap karena kasus korupsi karena ternyata perempuan memainkan peran strategis dalam praktik mafia hukum dan mafia kasus, padahal berbagai teori memaparkan bahwa perempuan memiliki hastrat lebih rendah untuk menerima suap atau korupsi.

Ormas Perempuan Islam
Perempuan muslim di Indonesia mulai berorganisasi pasca era kebangkitan nasional 1908 M. Ormas perempuan tertua adalah Aisyiah, saat ini Aisyiah fokus pada bidang pendidikan dasar dan menengah karena sejak tahun 1923 Aisyiah mencanangkan gerakan pemberantasan kebodohan, dan pengembangan badan usaha ekonomi. Selanjutnya mulailah bermunculan organisasi-organisasi perempuan seperti Nasyiatul Aisyiah untuk organisasi pemudi muhammadiyah, Wanita Syarikat islam, Persisistri untuk Organisasi Pesatuan Islam. Sedangkan untuk Nahdatul Ulama lahir Muslimat NU yang baru-baru ini mengadakan kongres di Bandar Lampung yang membahas tentang teknologi implan payudara, Bank Air Susu Ibu dan Bank Sperma, semua isu tersebut akan dibahas secara komprehensif dan tuntas dalam forum bahtsul masail. Khofisah Indar Parawansa terpilih memimpin Muslimat Nahdlatul Ulama untuk ketiga kalinya.

Kesehatan
Angka Kematian Ibu di NTT tinggi bukan hanya karena medis melainkan tradisi yang mengakar kuat di masyarakat, seperti keputusan melahirkan oleh siapa (bidan atau paraji) berada ditangan mamak dan keluarga besar, begitu juga tradisi panggang bagi ibu dan bayi yang baru dilahirkan menjadi salah satu penyebab ibu dan bayi meninggal akibat pneumonia, infeksi saluran pernapasan atas dan dehidrasi. Kepala BKKBN-Sugiri menyatakan AKI di Indonesia saat ini 228 per-100.000 kelahiran hidup, maka salah satu solusi untuk mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia adalah dengan menggunakan kontrasepsi.

Kementrian Kesehatan mengeluarkan larangan sunat (khitan) perempuan oleh petugas kesehatan tahun 2007, tetapi pelarangan tersebut mendapatkan respon keras dari MUI, menurut MUI khitan bagi perempuan adalah makrumah (memuliakan) dan pelarangan khitan bagi perempuan dianggap bertentangan dengan syiar Islam. Sehingga lahirlah Peraturan Menteri Kesehatan nomor 1.636/MENKES/PER/XI/2010 tentang membolehkan khitan perempuan. Peraturan ini mendapat tentangan dari beberapa organisasi dan meminta di cabut karena dianggap merugikan perempuan, tetapi MUI menilai Peraturan itu sudah tepat dan tuntutan untuk dicabut tidak proporsional dan tidak rasional, karena khitan perempuan digariskan agama. Pendekatan agama yang digunakan oleh MUI dibahas dalam artikel yang ditulis Yulianti Mutmainnah(Alumni Ulama Perempuan Rahima) secara gamblang beliau mengenai khitan perempuan dari kacamata hukum agama dan hukum internasional.
Selain itu MUI memberikan perhatian khusus pada kode etik operasi keperawanan karena menurut ketua MUI Ma’ruf Amin saat operasi dilakukan petugas melihat aurat dan itu hukumnya haram.

Tokoh Perempuan
Kali ini ada beberapa tokoh perempuan yang dibahas diantaranya Chand bibi sang panglima, kemahirannya dalam militer diakui dan ia pun berkemampuan dalam politik. Ia pemimpin pasukannya untuk mempertahankan Ahmadnagar (1595-1599). Fatimah Husein speaker tentang perempuan, menyampaikan pemikiran mengenai perempuan dalam islam dan banyak menuliskan pemikiran Ibnu Sina di forum-forum internasional dan lintas agama, menurutnya religius seseorang tidak akan terenduksi meski berhubungan dengan orang non Islam. Ledia Hanifa Amalia, memberdayakan perempuan khususnya dibidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan (khususnya ibu) menjadi program-program yang digeluti saat ini. Menurutnya muslimah bisa kreatif dan bisa menambah penghasilan sendiri dengan menjalankan usaha. Chusnunia, meski telah menjadi anggota komisi IX DPR fokusnya pada kaum perempuan, dengan posisinya dia bertekat akan mempengaruhi kebijakan publik menyangkut nasib perempuan. Terakhir Ade Sitompul aktivis perempuan yang perduli dengan sesama dan tidak pernah melupakan nasib kaumnya meskipun dalam kondisi sakit telah berpulang pada usianya ke-73 jumat 15 Juli 2011.

Pendidikan dan Pesantren
Ideologi radikal yang sedang marak dengan mengkaitkan Pesantren karena beberapa pelakunya adalah alumni pesantren, tercoreng lagi dibulan Juli ini karena terjadi ledakan bom di Pesantren Umar bin Khattab- Bima- Nusa Tenggara Barat, pesantren yang disinyalir tidak hanya mengajarkan paham terorisme tetapi juga membekali santri dengan teknik merakit bom. Padahal KH. Hasyim Asy’ari (ulama terkenal era kemerdekaan) saat memfatwakan resolusi jihad (15/10/1945) beliau selalu mengulang agar tidak melukai atau membunuh orang kafir kolonial dalam keadaan tidak melawan atau menyerah juga pada kaum wanita dan anak-anak.

Generasi muda saat ini dianggap tidak berkarakter sehingga menjadi kekhawatiran sebagian besar orang tua, mereka berasumsi kurangnya jam mata Pelajaran Agama Islam (hanya 2 jam) di sekolah-sekolah umum menjadi salah satu tonggak permasalahan (baru 16 kabupaten/kota yang telah memiliki aturan penambahan jam pelajaran agama). Padahal pendidikan sains tanpa pembinaan karakter akan melahirkan generasi yang dehumanisasi. Maka saat ini pesantren menjadi pilihan sebagian orang tua dengan harapan dapat mewujudkan impian mereka untuk memiliki anak yang melek sains, berakhlak dan berkarakter.

Cerita-cerita lain dari dunia pendidikan yang menarik diantaranya,  13 Juli 2011 lalu baru saja dibuka Pekan Pendidikan Agama Islam yang diikuti 560 siswa dari SD-SMA/SMK se Indonesia (kegiatan ini sudah berlangsung 2 tahun). Selain itu di awal penerimaan murid baru ini pembahasan tentang kejujuran di dunia pendidikan yang dilakukan Alif, atau Kevin siswa Sekolah Dasar yang harus putus sekolah diangkat kembali, mereka menjadi potret sistem pendidikan di Indonesia yang masih menerapkan pungutan ”siluman” untuk buku dan seragam sebesar 200 ribu yang membuat orang tua memilih tidak melanjutkan sekolah, atau dunia pendidikan yang dijadikan ajang bisnis, dan kisah yang membuat kita dapat memberikan aplaus perjuangan seorang mahasiswa untuk menggapai cita-citanya kuliah di kampus negeri-Depok melakoni bersepeda sejauh 500 Km Pati-Jakarta, menjadi bagian dari cuplikan cerita yang patut menjadi perenungan kita bersama.

Fatwa MUI
Fatwa MUI mendapatkan sorotan dan masukan dari beberapa pihak diantaranya MUI diharapkan dapat mengefisiensi fatwa. Fatwa MUI sering diragukan legitimasinya karena begitu mudah keluar, MUI-pun terkesan ”boros fatwa”, dan MUI kurang sensitif terhadap keberagaman sehingga seringkali fatwa yang dikeluarkan kurang mempertimbangkan kemungkinan kontroversi atau tidak, MUI juga kurang menyadari posisinya sebagai mediator dan pemersatu umat yang berkarakter Bhineka Tunggal Ika.
Beberapa fatwa yang sudah/akan dikeluarkan :

  1. Fatwa BBM bersubsidi, MUI menyatakan pandangan BBM (besubsidi) merupakan hak orang miskin dan kerenanya orang kaya haram mengonsumsinya jelas tidak bisa diterima karena dalil syara menyatakan semua orang mempunyai hak yang sama, begitu juga sandaran hukum pemerintah tasharraful imami manutun bil mashlahah (kebijakan untuk kemaslahatan umat) juga tidak dapat diterima MUI.
  2. Fatwa Pertambangan yang merusak, pertambangan yang tidak memenuhi persyaratan dan tidak bisa menghindari kerusakan hukumnya haram, diluncurkan dalam Fatwa MUI nomor 22 tahun 2011 tentang pertambangan ramah lingkungan.
  3. Fatwa MUI Pencangkokan Organ Tubuh tahun 2010 telah menegaskan pencakokkan diperbolehkan jika melalui hibah, wasiat dengan memintanya, tanpa imbalan, atau melalui bank organ tubuh. Donor organ tubuh dari orang meninggal juga diperbolehkan dengan syarat kematiannya disaksikan dua dokter ahli.

 

Selain fatwa dibutuhkan juga tafsir baru tentang pluralisme dalam konteks ke Indonesiaan, kasus kekerasan berlatar belakang agama di Indonesia yang meningkat 30% menjadi landasan untuk menekan gelombang fundamentalisme dan radikalisme yang marak di Indonesia beberapa tahun terakhir ini, oleh karena itu dirasa perlu adanya kode etik pertemuan antar agama dimana diperlukan komunikasi iman demi kemaslahatan semua warga negara di Indonesia sehingga dapat prasangka antar agama .

Radikalisme
Radikalime identik dengan agama Islam (menurut kacamata dunia Barat) tetapi pembunuhan massal yang dilakukan oleh Anders Breivik di perkemahan warga imigran Norwegia membuka mata bahwa kekerasan dapat terjadi dimana saja dan oleh siapa saja, dari kasus ini juga memotret dengan jelas bagaimana rasisme terutama imigran  khususnya muslim telah menyebar dan tertanam di dunia Barat. Hal ini juga menjadi cerminan Partai Kanan telah bangkit yang mendengungkan anti-imigrasi, fobia islam serta memainkan ketakutan-ketakutan warga bahwa jumlah warga asli berambut blonde dan bermata biru akan tergantikan oleh rambut hitam dan bermata coklat/hitam.

Islam
Syekh Taqiyuddin Al Nabhna, Ulama terkemuka di era Kekhalifaahan Turki Utsmani adalah seorang hakim (Qadi), Penyair, Sastrawan, Sarjana Islam dan pendiri Hizbut Tahrir sebuah gerakan politik berasas Islam berskala Internasional. Organisasi Islam lainnya Ikhwanul muslimin dianggap sebagai fajar demokrasi di Timur Tengah yang sedang dilanda gelombang revolusi.

Gerakan salafiah disebut disebut juga gerakan pembaruan, dokrin yang menonjol dari gerakan salafiyah adalah pintu ijtihad selalu terbuka sepanjang masa. Kalangan sufi memandang perempuan justru memiliki kemampuan dan kekuatan secara kodrati dibanding laki-laki. Laki-laki tidak berdaya tanpa adanya perempuan. Dari karya Ibnu Arabi terurai bahwa perempuan menghimpun energi spiritual yang luar biasa, yang diperoleh melalui fungsi reproduksinya. Perempuan mengalami menstruasi, mengandung, melahirkan, menyusui dan merawat anak, hal itu menjadi spiritual training untuk menjadikan perempuan sosok manusia pasrah, lembut dan feminim.

Alghazali tokoh filsafat Islam menyatakan mempelajari sains adalah fardu kifayah hukumnya bagi umat Islam.

Mengenal 4 mazhab fikih dalam Sunni : Mazhab Hanafi, mazhab ini selain berlandaskan alquran, sunnah dan fatwa sahabat juga menggunakan qiyas, ijma dan istihsan. Selain itu menggunakan urf atau adat kebiasaan orang Islam yang tidak disebutkan dalam alquran dalam menyelesaikan masalah. Mazhab Maliki dasarnya alquran, sunah daif, ijma dan qiyas. Dalam mazhab ini hadis memiliki kedudukan yang tinggi hampir setara dengan alquran. Mazhab Maliki, imam malik tidak pernah mau memberikan fatwa terhadap kasus yang belum pernah terjadi, walaupun hal tersebut diramalkan akan terjadi dan beliau juga tidak ingin memutuskan fatwa terkait wewenang hakim. Fatwa yang diluncurkan dasarnya alquran, sunah mutawatir, hujah, fatwa sahabat, qiyas dan az zarai. Mazhab Hanbali dasar yang digunakan alquran, hadis, hadis mursal dan daif. Beliau lebih mendahulukan nas daripada fatwa sahabat, bila ada sahabat yang berbeda pendapat beliau akan mengambil kesimpulan yang mendekati alquran dan hadis.

Tenaga Kerja
Menteri Tenaga kerja dan transmigrasi tgl 26 Juni 2011 meresmikan Crisis center TKI di Kantor Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNPP-TKI), tetapi beberapa pihak meragukan keefektifan lembaga ini dilihat dari proses klarifikasi pengaduan yang masih konvensional, misalnya pelapor wajib melengkapi fotokopi paspor TKI, perjanjian penempatan, perjanjian kerja, kartu peserta asuransi, KTLN, kartu keluarga, surat nikah dan identitas pelapor. Penyediaan dokumen-dokumen tersebut menjadi sesuatu hal yang mustahil dilengkapi terutama bagi TKI yang dikirim sebelum tahun 2000, Satu proses yang akan memperpanjang birokrasi penyelesaian pengaduan persoalan TKI. Padahal berdasarkan penemuan Satgas TKI yang di tugaskan untuk bergerak ke tiga negara (dipimpin oleh Maftuh Basyuni), menemukan bahwa  TKI tervonis mati di Arab Saudi sebanyak 26 orang, di Malaysia sebanyak 179 orang, dan di Cina ada 13 orang sedangkan di Singapura ada 3 orang, dimana rata-rata mereka terkait kasus pembunuhan dan narkoba. Disisi lain pemberlakukan Moratorium Arab-Indonesia yang baru saja ditandatangani mengakibatkan ± 30 ribu/bulan pengiriman TKI sektor domestik ke Arab batal berangkat, karena perbedaan jam pelatihan (arab 200 jam, Hongkong, Korea, Cina 400 jam) serta kemampuan bahasa yang menjadi salah satu syarat menjadikan mereka tidak bisa dialihkan ke negara lain.

________________________________

DAFTAR ISI


PEREMPUAN DAN GENDER
Cadar mulai terancam di Australia     1   
Menggugat Larang Bercadar     2
Berdandan     3
Perempuan dan Korupsi     5
Menguji Pandangan Esensialis Perempuan     7
Perempuan Arab gunakan teknologi untuk mematai-matai suami     9
Pengarusutamaan Gender masih rendah     10
Bagaimana relasi gender Makrokosmos ?     11
Wanita PM Pertama bukan kemenangan Feminisme     14
Tiga negara tanpa putri olimpiade     15
Gambar timnas sepakbola wanita Iran yang diskualifikasi     16
Mengguncang dengan perspektif Jender     18
Godaan untuk laki-laki Arab di tempat kerja     20
Sendirian ke sekolah, seorang siswi menyamar jadi laki-laki     21
Apa itu perkawinan Mikrokosmos ?     22

ORMAS PEREMPUAN ISLAM
Ormas Perempuan Islam     25
Muslimat NU, jejak perjuangan wanita Nahdlatul Ulama     27
Nasyiatul Aisyiyah, gerakan pemudi Muhammadiyah     30
Persis Istri pelopor bidang Keperempuanan     32
Wanita Syarikat Islam, perintis pergerakan kaum wanita     33
Kongres Muslimat NU bahas Bank Asi     35
Khofifah pimpin lagi Muslimat NU     36
Muslimat NU angkat derajat wanita     37
Jejak dan Kiprah Aisyiah     38

KESEHATAN
Angka Kematian Ibu, Tak hanya terkait isu medis     41
KB tekan Angka Kematian Ibu     44
Khitan tak rugikan wanita     45
Larangan Khitan Perempuan     46
Khitan Perempuan dan Revitalisasi API     48
Perketat kode etik operasi keperawanan     50

TOKOH PEREMPUAN
Chand Bibi sang Panglima     51
Fatimah Husein, MA, PhD : Berbicara tentang perempuan     54
Ledia Hanifa Amaliah, Meniti jejak sang kakek     56
Chusnunia, Mendampingi perempuan     58
Untuk ibu Ade Sitompul     61

PENDIDIKAN DAN PESANTREN
Pensatren dan Pendidikan Karakter    63
Kearifan Pesantren     65
Kembali ke pesantren    67
Deradikalisasi pesantren     71
Radikalisme : Polisi belum bisa masuk ke tempat kejadian     73
DR. Imam Tholkhah, Pendidikan Agama Islam masih dinomorduakan     74
560 siswa ikut pekan Pendidikan Agama Islam     79
Kebohongan di gerbang pendidikan dasar     80
Alif menuai buah kejujuran     82
Bisnis Pendidikan     84
Yang tak pergi sekolah pada tahun ajaran baru : Kevin terpaksa menanggalkan
seragam SD     86
Cita-cita yang teraih     89
Oleh-oleh kehidupan dari ”ngontel” Pati-Depok     90
Muslim Thailand belajar strategi dakwah     91

FATWA MUI
MUI menuntun lewat fatwa     92
Haramkah BBM bersubsidi ?     93
MUI haramkan tambang tak ramah lingkungan     95
MUI : cangkok organ tubuh, boleh     96
MUI agar menjaga kebinekaan bangsa     97

RADIKALISME
Polisi sektarian dorong anarki     98
Norwegia tak akan berubah     99
Muslim perantauan di Norwegia pun cemas     101
Breivik terinspirasi blog ekstrem kanan     103
Breivik dan islamofobia     105
Tragedi Norwegia, Anders Breivik, dari bocah pemalu ke penebar teror     107
Tragedi Norwegia, Nasib baik dan buruk adalah takdir     108
Breivik bukan orang gila : tidak ditemukan bukti Breivik mengontak sel teroris lain     109
Cegah intoleransi umat beragama     111
Gerakan Ekstrem kanan di Eropa, Gagap Terorisme Media Barat     112
RUU Intelijen, trorisme, dan perang kotor     115
Jangan salah memahami agama     117
SBY : teror tak pandang agama     118

ISLAM (UMUM)
Empat Mazhab Fikih Utama     119
Kisah pencarian para ulama     123
Syekh Taqiyuddin Al Nabhani, Sang pendiri Hizbut Tahri     126
Ikhwanul Muslimin berkembang di Arab     128
NU dan Masyarakat Madani     129
Gerakan Salafiyah     131
Tafsir baru pluralisme     132
Kode etik perjumpaan antaragama     133

TENAGA KERJA
Meluruskan penanganan TKI     135
Satgas TKI Bergerak ke tiga negara     137
TKI untuk Arab susah dialihkan     138
Mantan TKI hidupkan gunung terang     140
Penghapusan pekerja anak     142



 

Apa Yang Terjadi Bulan Juni 2011 ?

Sepanjang Juni 2011, ada beberapa isu yang berhasil kami rangkum dari dua media cetak yaitu Kompas dan Republika. Beberapa isu itu adalah: masalah Perempuan, Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas, Pendidikan, Buruh Migran, Radikalisme dan Kebangsaan, Pemerintahan, dan isu Islam secara umum.

Ada beberapa isu yang terkait dengan perempuan yaitu: Persiapan Capres Perempuan, Menghormati Kehendak Perempuan, Dampak Kekerasan Psikis, dan Upaya lain yang dilakukan oleh ormas Islam baik Aisyiyah maupun Fatayat NU dalam melakukan pemberdayaan perempuan. Isu lain yang terkait dengan Islam dan Gender juga dibahas pada Juni ini diantaranya: Perkawinan Sejenis, Nikah Beda Agama, Fikih Perempuan ke Mesjid, sampai Perbudakan dalam Islam.

Isu Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas hanya ada dua dua berita yaitu: Munculnya Club Istri Taat Suami, dan Nutrisi Perempuan. Untuk isu pendidikan, ada beberapa yang dimuat yaitu: Kabupaten Termiskin Menggratiskan Pendidikan, Berita Siami dan Teror Ujian Nasional, serta Penuntasan Buta Aksara Perempuan Terhambat. .

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 01 Maret 2012 11:14 )

Selanjutnya...

Salam Perkenalan

Assalamualaikum

Alhamdulillah, di awal Bulan Maret ini, kami dapat menghadirkan satu menu terbaru dari Website Rahima yaitu, Menu Kliping yang akan up date sebulan sekali di awal minggu.

Menu ini, bukanlah menu kliping online yang dapat melihat potongan kliping yang telah di scan, tetapi menu ini menampilkan resume dari kumpulan kliping yang dilakukan Rahima setiap bulan. Resume yang  dirangkai secara narasi merupakan gambaran dari daftar isi. Adapun kliping yang resumenya ditampilkan dapat diakses langsung di perpustakaan Rahima.

Kami memilih dua media yang menjadi sumber kliping kami yaitu Kompas dan Republika, dengan dasar pemikiran kedua koran tersebut merupakan koran nasional yang beroplah besar, harian Kompas mewakili perspektif umum masyarakat Indonesia, sedangkan harian Republika mewakili perspektif Agama Islam yang  dianut sebagian besar masyarakat Indonesia.

Menu ini diawali resume kliping Bulan Juni 2011, karena semenjak Bulan Juni 2011 inisiatif kami untuk menggarap kliping dan menjadikan resume ke khalayak lebih luas, mulai dapat kami realisasikan.

Kami menyambut dengan baik bila ada inisiatif untuk memberi masukan  bagi penyajian kliping ini maupun untuk mengembangan website kami. Terimakasih dan Selamat membaca...

Wassalam

Team Redaksi

 

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 07 Maret 2012 04:15 )

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Perpustakaan

 

Anda butuh referensi seputar perempuan dan Islam ? Anda dapat memperolehnya dalam Koleksi perpustakaan kami mulai buku Teks,  Kitab kuning, Skripsi, Tesis, Disertasi, Kliping, dan Audio Visual.

Alamat : Jl. H. Shibi No.70 Rt. 007/01 Srengseng Sawah Jakarta Selatan 12640

Berlangganan Majalah Swara Rahima

Kirim email ke rahima2000@cbn.net.id atau telp. ke 021-78881272. Untuk berlangganan Swara Rahima  1 tahun Rp. 100.000 (Pulau Jawa) dan Rp. 120.000 ( Luar Jawa),- untuk (4 edisi) sudah termasuk ongkos kirim.

Agenda Rahima

28-31 Agustus 2014 Tadarus 7 Pengkaderan Ulama Perempuan di Klaten - Jawa Tengah

Get Articles via Email

Enter your valid email address below:
Your email address will not propagated

Delivered by FeedBurner

Admin Rahima

Dani
Maman
Nining
Ulfah

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini659
mod_vvisit_counterKemarin1184
mod_vvisit_counterMinggu ini3949
mod_vvisit_counterBulan Ini25160
mod_vvisit_counterSemua1246519

Yang Online

Kami memiliki 29 Tamu online

Flag Contries

free counters